http://www.autoblackthrough.com

Minggu, 21 Februari 2010

Hargailah setiap keajaiban dihidupmu

Suatu ketika ada seorang lelaki yang membawa serta anjing pemburunya untuk pertama kalinya. Lelaki itu berhasil menembak seekor itik, dan itik itu jatuh ke dalam sebuah telaga. Ia tidak bisa berenang, tetapi anjingnya yang melihat hal itu, mengerti. Maka, anjing tersebut berjalan di atas air dan membawa itik itu kepada tuannya.

Sang pemburu tidak mempercayai penglihatannya dan berkata, “Anjing itu berjalan di atas air!” Dia terus menggosok-gosok matanya dan memandang kepada anjing itu. “Anjingkah itu, yang berjalan di atas air?” katanya pada dirinya sendiri, dan kemudian ia bertanya kepada rekannya, “Apakah kamu lihat sesuatu yang aneh pada anjing itu? Apakah kamu juga melihatnya, atau hanya saya saja?” Rekannya telah melihat anjing itu berjalan di atas air, dan katanya, “Ya, sekarang saya tahu: Anjing itu tidak dapat berenang!” Dia hanya berpikir bahwa anjing itu tidak dapat berenang. Dia tidak memperhatikan hal lainnya lagi.

Hal ini serupa dengan kita karena dalam kehidupan terdapat banyak keajaiban, tetapi kita tidak menganggap serius. Kita tidak memperhatikannya karena kita menganggap bahwa memang sudah semestinya begitu. Seperti itulah. Seperti misalnya, jantung kita yang berdenyut setiap hari, tetapi kita tidak menghargainya sampai suatu hari ia berhenti berdenyut atau menjadi sakit dan mengingatkan kita bahwa ia ada di sana berkat sesuatu. Dan mungkin kita merasa heran dan berkata, “Sungguh ajaib, jantung sekecil itu berdenyut setiap hari tanpa kita mengendalikannya!”

Sungguh ajaib. Kehidupan adalah ajaib, dan setiap hari penuh dengan keajaiban bagi sebagian besar orang. Sayangnya, adakalanya kita membuat hidup kita seperti neraka. Dengan menuruti ego kita, menuruti ilusi kita dan menuruti kebiasaan lama kita yang terkumpul selama bertahun-tahun, kita menjadikan hidup kita seperti neraka. Sekalipun kita tinggal di Surga, kita membuatnya seperti neraka. Itulah sebabnya Surga tidak bisa ditempati oleh mereka yang bodoh dan keras kepala karena mereka akan menjadikannya sebagai neraka.

Bukannya Tuhan tidak ingin mengizinkan banyak orang masuk Surga, tetapi jika mereka pergi ke sana, maka Surga akan menjadi neraka. Jadi, janganlah kita selalu meminta kepada Tuhan atau Guru agar tidak membeda-bedakan; kita seharusnya tahu bahwa meskipun Guru atau Tuhan itu penuh belas kasih, seseorang harus menjadi siap untuk mendapat tempat yang tepat atau berkah yang tepat.

sumber: Maha Guru Ching news

ni note yg q tulis di account fbq yang lama...,, kira2 setahun yang lalu dan ini salah satu ma favorite note even i'm not a buddhis..,, maknanya bagus bkn??

DJARUM BLACK MENTOL
DJARUM BLACK SLIM
accessories external. | free blog skin | car body design | wallpapers |

Tidak ada komentar:

Posting Komentar